Skip navigation

Category Archives: Rekam Medis

Rekam Medis

apa itu rekam medis ???
Rekam medis memiliki pengertian berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Rekam medis dibuat secara tertulis, lengkap dan jelas atau secara elektronik (permenkes 269).

Mengapa rekam medis penting ???
Rekam medis memiliki dasar hukum yang jelas (permenkes 269, PP no. 10 tahun 1966, UU 29 tahun 2004, dll) sehingga rekam medis mutlak harus dibuat dalam penyelenggaraan suatu rumah sakit atau pelayanan kesehatan yang lain. Selain hal tersebut, rekam medis juga berguna antara lain sebagai berikut :

1.Pengobatan pasien,
Rekam medis bermanfaat sebagai dasar dan petunjuk untuk merencanakan dan menganalisis penyakit serta merencanakan pengobatan, perawatan dan tindakan medis yang harus diberikan kepada pasien.
2.Peningkatan kualitas pelayanan,
Membuat Rekam Medis bagi penyelenggaraan praktik kedokteran dengan jelas dan lengkap akan meningkatkan kualitas pelayanan untuk melindungi tenaga medis dan untuk pencapaian kesehatan masyarakat yang optimal.
3.Pendidikan dan penelitian,
Rekam medis yang merupakan informasi perkembangan kronologis penyakit, pelayanan medis, pengobatan dan tindakan medis, bermanfaat untuk bahan informasi bagi perkembangan pengajaran dan penelitian di bidang profesi kedokteran dan kedokteran gigi .
4.Pembiayaan,
Berkas rekam medis dapat dijadikan petunjuk dan bahan untuk menetapkan pembiayaan dalam pelayanan kesehatan pada sarana kesehatan. Catatan tersebut dapat dipakai sebagai bukti pembiayaan kepada pasien.
5.Statistik kesehatan,
Rekam medis dapat digunakan sebagai bahan statistik kesehatan, khususnya untuk mempelajari perkembangan kesehatan masyarakat dan untuk menentukan jumlah penderita pada penyakit-penyakit tertentu.
6.Pembuktian masalah hukum, disiplin, dan etik ,
Rekam medis merupakan alat bukti tertulis utama, sehingga bermanfaat dalam penyelesaian masalah hukum, disiplin dan etik. Selain itu, rekam medis juga melindungi kepentingan hukum bagi pasien, rumah sakit dan tenaga kesehatan.
7.Sebagai sumber ingatan yang harus didokumentasikan, dipertanggungjawabkan, dan laporan.

Read More »

Advertisements

PENDAHULUAN

Banyak Negara membuat register untuk keperluan pencatat dan pengumpulan penyakit. Di Indonesia;

Dirjen Yan Medik Depkes RI anjurkan beberapa contoh register yang harus dibuat oleh rumah sakit/fasilitas pelayanan kesehatan melaksanakannya.

Read More »

  1. Register pendaftaran rawat jalan
  2. Register pelayanan pasien rawat jalan
  3. Register pendaftaran pasien rawat inap
  4. Register pelayanan pasien rawat inap
  5. Register pembedahan/operasi
  6. Register persalinan dan sbortus
  7. Register tindakan/pelayanan diagnostik/terapi
  8. Register penerimaan specimen pasien
  9. Register pemeriksaan laboratorium
  10. Register rujukan dokter ahli
  11. Register kunjungan rumah (home care)

@: MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN  (KESEHATAN MASYARAKAT)

Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis maupun terekam tentang identitas ,
anamnesa,penentuan fisik , laboratorium, diagnosa segala pelayanan dan tindakan medik
yang diberikan kepada pasien dan pengobatan baik yang dirawat inap , rawat jalan maupun
yang mendapatkan pelayanan gawat darurat .
Rekam medis mempunyai pengertian yang sangat luas , tidak hanya sekedar kegiatan
pencatatan, akan tetapi mempunyai pengertian sebagai suatu sistem penyelenggaraan rekam
medis yaitu mulai pencatatan selama pasien mendapatkan pelayanan medik , dilanjutkan
dengan penanganan berkas rekam medis yang meliputi penyelenggaraan penyimpanan serta
pengeluaran berkas dari tempat penyimpanan untuk melayani permintaan/peminjaman
apabila dari pasien atau untuk keperluan lainnya
Rekam medis mempunyai 2 bagian yang perlu diperhatikan yaitu bagian pertama
adalah tentang INDIVIDU : suatu informasi tentang kondisi kesehatan dan penyakit pasien
yang bersangkutan dan sering disebut PATIENT RECORD, bagian kedua adalah tentang
MANAJEMEN: suatu informasi tentang pertanggungjawaban apakah dari segi manajemen
maupun keuangan dari kondisi kesehatan dan penyakit pasien yang bersangkutan
Rekam medis juga merupakan kompilasi fakta tentang kondisi kesehatan dan penyakit
seorang pasien yang meliputi 2:
– data terdokumentasi tentang keadaan sakit sekarang dan waktu lampau
– pengobatan yang telah dan akan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional secara
tertulis.
Secara umum, informasi yang tercantum dalam rekam medis seorang pasien harus
meliputi 2:
– Siapa (Who) pasien tersebut dan Siapa (Who) yang memberikan pelayanan
kesehatan/medis

– Apa (What), Kapan (When) , Kenapa (Why) dan Bagaimana (How) pelayanan
kesehatan/medis diberikan
– Hasil akhir atau dampak (Outcome) dari pelayanan kesehatan dan pengobatan

Sumber:Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat

Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat UMS 2010

PERMENKES RI No. 749a/MENKES/PER/XII/1989

TENTANG REKAM MEDIS

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Pasal ini memberikan pengertian tentang rekam medis, sarana  pelayanan kesehatan, dokter, tenaga kesehatan dan direktur jendral adlah direktur jendral pelayanan medik dan atau direktur jenderal pembinaan kesehatan masyarakat.

Read More »